Cerita Pelanggan

Menstandarkan Penghargaan Karyawan secara Massal di Seluruh Tenaga Kerja Sektor BFSI di Seluruh India

Cerita Pelanggan

Menstandarkan Penghargaan Karyawan secara Massal di Seluruh Tenaga Kerja Sektor BFSI di Seluruh India

Cerita Pelanggan

Menstandarkan Penghargaan Karyawan secara Massal di Seluruh Tenaga Kerja Sektor BFSI di Seluruh India

Tantangan

Seiring dengan pertumbuhan organisasi, praktik pengakuan yang diterapkan menjadi terfragmentasi dan sulit untuk dikelola.

Praktik Pengakuan yang Tidak Konsisten
Metode pengakuan yang berbeda-beda di antara departemen menyebabkan persepsi ketidakadilan, yang mengurangi kepercayaan dan moral di kalangan karyawan.

Proses Manual dan Memakan Waktu
Proses berbasis kertas dan manual menunda pengakuan dan menimbulkan beban administratif yang berat bagi departemen SDM dan manajer bisnis.


Visibilitas dan Pengukuran Terbatas Ketidakhadiran sistem pelacakan terpusat membuat sulit untuk mengukur partisipasi, mengidentifikasi tim yang berkinerja tinggi, atau mengevaluasi efektivitas program.

Risiko Ketidakpuasan Karyawan dan Perputaran Karyawan
Pengakuan yang tertunda dan tidak konsisten mengurangi motivasi—terutama dalam peran yang berhadapan langsung dengan pelanggan dan bertekanan tinggi—yang berkontribusi pada ketidakpuasan dan kekhawatiran perputaran karyawan.

Solusi

Organisasi tersebut telah menerapkan Xoxoday sebagai platform pengakuan dan penghargaan perusahaan secara menyeluruh untuk menstandarkan, mengotomatisasi, dan memperluas pengakuan di seluruh peran dan wilayah.

Kerangka Kerja Pengakuan Standar
Platform terpadu memastikan praktik pengakuan yang konsisten di seluruh departemen, meningkatkan keadilan dan transparansi.

Alur Kerja Pengakuan Otomatis
Otomatisasi end-to-end mempermudah proses persetujuan dan penerbitan penghargaan, memungkinkan pengakuan secara real-time sambil secara signifikan mengurangi upaya manual.

Pilihan Hadiah yang Disesuaikan
Karyawan dapat memilih dari katalog yang beragam berisi kartu hadiah, pengalaman, dan barang dagangan—menjamin kesesuaian untuk berbagai peran, wilayah, dan preferensi.

Umpan Pengakuan Sosial
Umpan sosial terpusat yang memperluas visibilitas pengakuan, mendorong apresiasi antar rekan, dan memperkuat budaya rasa syukur.

Analisis dan Pelaporan Pengakuan
Dashboard bawaan menyediakan wawasan mendalam tentang tren pengakuan, tingkat partisipasi, dan dampak program—mendukung pengambilan keputusan HR yang didasarkan pada data.

Hasil

Program pengakuan standar yang diluncurkan telah menghasilkan keterlibatan yang kuat, efisiensi, dan hasil bisnis yang signifikan dalam kuartal pertama peluncurannya.

Peningkatan SkorAdvokasi Karyawan (
) Organisasi mencatat peningkatan sebesar 67% dalam Skor Advokasi Karyawan (eNPS), yang mencerminkan peningkatan sentimen dan advokasi karyawan.

Peningkatan Efisiensi Operasional
Upaya administratif berkurang sebesar 65% melalui alur kerja otomatis, memungkinkan tim HR untuk fokus pada inisiatif strategis.

Peningkatan Produktivitas
Departemen yang menerima pengakuan lebih sering menunjukkan peningkatan sebesar 20% dalam metrik produktivitas, memperkuat hubungan antara pengakuan dan kinerja.

Partisipasi Berkelanjutan dan Keterlibatan Kepemimpinan
Program pengakuan mencapai 65% partisipasi berulang, sementara program pengakuan yang dipimpin oleh kepemimpinan meningkat 5 kali lipat, memperkuat keterlibatan dari atas ke bawah.

Pemanfaatan Hadiah Berhadiah Tinggi
Tingkat penukaran hadiah sebesar 91% menunjukkan relevansi dan adopsi yang kuat terhadap katalog hadiah.

Metrik Utama

  • Peningkatan sebesar 67% dalam Skor Promotor Karyawan Bersih (eNPS)
  • Pengurangan 65% dalam upaya administratif
  • Peningkatan produktivitas sebesar 20% pada tim yang sangat diakui.
  • 65% partisipasi berulang dalam program penghargaan
  • Tingkat penukaran hadiah sebesar 91%
  • Peningkatan 5 kali lipat dalam pengakuan yang dipimpin oleh kepemimpinan
  • Peningkatan sebesar 30% dalam persepsi karyawan secara keseluruhan terhadap organisasi.

Kesimpulan

Dengan mengstandarkan proses pengakuan di seluruh tenaga kerja yang terdiri dari 22.000 karyawan, organisasi BFSI & Fintech ini berhasil mengubah proses pengakuan yang sebelumnya terfragmentasi dan manual menjadi mesin keterlibatan yang transparan dan didukung data. Otomatisasi, personalisasi, dan transparansi membantu meningkatkan moral karyawan, partisipasi kepemimpinan yang lebih kuat, serta peningkatan produktivitas yang dapat diukur.

Organisasi kini mengoperasikan kerangka kerja pengakuan yang dapat diskalakan yang mendukung kinerja, keadilan, dan keterlibatan—melintasi peran, wilayah, dan unit bisnis.

Tentang Perusahaan

Organisasi ini adalah perusahaan besar di bidang BFSI dan Fintech yang beroperasi di seluruh India dengan tenaga kerja yang tersebar luas. Dengan karyawan yang tersebar di berbagai fungsi, termasuk layanan pelanggan, operasional, dan manajemen risiko, memastikan keadilan, transparansi, dan konsistensi dalam pengakuan menjadi hal yang krusial untuk meningkatkan keterlibatan dan retensi karyawan.

Industri: BFSI & Fintech
Wilayah: India (Jangkauan nasional di kota-kota metropolitan dan lokasi tier 2/3)
Ukuran Perusahaan: ~22.000 karyawan
Komposisi Tenaga Kerja:

  • Posisi yang berinteraksi langsung dengan pelanggan: Manajer Hubungan Pelanggan, Eksekutif Penjualan
  • Peran operasional: Analis Risiko dan tim back-office