Kisah Kesuksesan Pelanggan

Bagaimana Sebuah Perusahaan Global Menstandarkan Sistem Penghargaan dan Insentif di Seluruh Wilayah

R&R Skala Global

Tentang Perusahaan

Sebuah perusahaan multinasional dengan karyawan yang tersebar di berbagai wilayah menjalankan beberapa program penghargaan di seluruh kantornya di seluruh dunia. Namun, inisiatif-inisiatif ini sering kali dikelola secara terpisah oleh tim-tim lokal, sehingga mengakibatkan proses yang terfragmentasi, kebijakan penghargaan yang tidak konsisten, serta keterbatasan dalam memantau kinerja program.

‍Tantangannya

Sebelum menerapkan platform keterlibatan terpusat, organisasi tersebut menghadapi sejumlah tantangan operasional dan tata kelola dalam mengelola program penghargaan di tingkat global.

‍Tantangan utama meliputi:

  • Program penghargaan yang terfragmentasi di berbagai wilayah: Kantor-kantor di berbagai negara mengelola inisiatif penghargaan secara mandiri, sehingga mengakibatkan struktur program dan pengalaman karyawan yang tidak seragam.
  • Keterbatasan wawasan mengenai anggaran penghargaan: Pimpinan SDM dan pimpinan bisnis tidak memiliki gambaran terpusat mengenai bagaimana anggaran penghargaan dialokasikan dan dimanfaatkan di seluruh tim dan wilayah.
  • Proses persetujuan yang manual dan rumit: Program penghargaan sering kali memerlukan persetujuan berlapis dari para manajer, bagian SDM, dan pemangku kepentingan di bidang keuangan, sehingga menimbulkan penundaan dan menghambat partisipasi aktif para manajer.
  • Kesulitan dalam menjaga nilai insentif yang adil di berbagai wilayah: Nilai insentif sangat bervariasi antar negara akibat perbedaan daya beli, sehingga menyulitkan upaya untuk memastikan distribusi insentif yang adil secara global.
  • Pilihan penukaran hadiah yang terbatas: Karyawan di seluruh dunia sering kali memiliki akses ke katalog hadiah yang tidak relevan dengan wilayah mereka masing-masing, sehingga menurunkan tingkat penukaran hadiah.
  • Administrasi program yang kompleks: Mengelola program penghargaan di berbagai negara mengharuskan tim SDM untuk berkoordinasi di antara berbagai sistem, spreadsheet, dan proses lokal.

Secara keseluruhan, tantangan-tantangan ini menyulitkan organisasi untuk menjalankan program penghargaan yang konsisten bagi seluruh karyawannya di seluruh dunia sambil tetap menjaga tata kelola dan pengendalian keuangan.

‍Solusinya

Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, organisasi tersebut menerapkan Empuls platform pengakuan dan penghargaan terpusat yang dirancang untuk mendukung keterlibatan tenaga kerja global.

Platform ini memungkinkan tim SDM untuk menstandarkan program penghargaan di seluruh wilayah sambil tetap mempertahankan fleksibilitas yang diperlukan untuk menyesuaikan preferensi penghargaan lokal dan proses tata kelola.

Empuls sejumlah fitur untuk mendukung tata kelola program global dan pengelolaan pengakuan yang dapat disesuaikan.

Pasar Hadiah Global

Empuls pasar hadiah global dengan opsi penukaran yang disesuaikan secara lokal di lebih dari 100 negara, sehingga karyawan dapat memilih hadiah yang relevan secara regional, seperti voucher belanja, pengalaman wisata, langganan, kartu prabayar, barang dagangan, dan sumbangan amal. Fleksibilitas ini meningkatkan tingkat penukaran hadiah serta kepuasan karyawan.

Konfigurasi Indeks Biaya Hidup (COLI)

Untuk menjaga keadilan dalam distribusi insentif secara global, organisasi tersebut menerapkan konfigurasi Indeks Biaya Hidup (COLI). Hal ini memungkinkan nilai insentif disesuaikan berdasarkan daya beli regional, sehingga memastikan karyawan di berbagai negara menerima insentif dengan nilai riil yang setara.

Anggaran Pengakuan Otomatis dan Diproporcionalkan

Anggaran penghargaan dialokasikan secara otomatis kepada para manajer berdasarkan ukuran tim, dengan menggunakan data hierarki organisasi. Platform ini menghitung anggaran secara proporsional untuk bawahan langsung maupun tidak langsung, sehingga menghilangkan kebutuhan akan perhitungan manual atau penyesuaian berkala. Otomatisasi ini mengurangi beban administratif, memastikan distribusi anggaran yang akurat, dan memberdayakan para manajer untuk memberikan penghargaan kepada karyawan secara lebih konsisten tanpa hambatan operasional.

‍Alur Kerja Persetujuan Berjenjang

Untuk mendukung persyaratan tata kelola, Empuls mengimplementasikan alur kerja persetujuan berjenjang yang memungkinkan program pengakuan dan penghargaan ditinjau serta disetujui oleh pemangku kepentingan terkait, seperti manajer, pimpinan SDM, dan tim keuangan. Hal ini memastikan organisasi dapat mempertahankan pengawasan keuangan sekaligus tetap memungkinkan pemberian pengakuan secara tepat waktu.

‍Administrasi Global Terpusat dengan Integrasi Workday

Empuls satu konsol administratif untuk mengelola program penghargaan di seluruh wilayah, yang terintegrasi langsung dengan sistem manajemen sumber daya manusia (HRMS) organisasi (Workday). Data karyawan seperti karyawan baru, perubahan jabatan, dan pengunduran diri disinkronkan secara otomatis, sehingga memastikan kelayakan program dan akses pengguna yang akurat. Otomatisasi ini mengurangi pembaruan manual, menyederhanakan pengelolaan program secara global, dan memungkinkan tim SDM untuk memperluas inisiatif penghargaan secara efisien di berbagai negara dan unit bisnis.

Keamanan Perusahaan dan Akses Berbasis Peran

Empuls terintegrasi dengan sistem masuk tunggal (SSO) Microsoft untuk memberikan akses yang aman dan lancar. Izin berbasis peran memastikan bahwa tim SDM, manajer, dan administrator dapat mengelola program penghargaan sesuai dengan tanggung jawab masing-masing sambil tetap menjaga tata kelola tingkat perusahaan.

‍Pengelolaan Program Penghargaan Masa Kerja Panjang (LSA) Global

Empuls pengelolaan terpusat atas program penghargaan masa kerja global dengan mengotomatiskan pelacakan pencapaian tonggak penting serta mengoordinasikan penyerahan penghargaan seperti piala, sertifikat, dan hadiah yang disesuaikan. Platform ini mendukung pengiriman yang lancar ke lokasi masing-masing karyawan, memastikan pengalaman penghargaan yang konsisten di seluruh wilayah sekaligus mengurangi kerumitan administratif.

Tata Kelola Insentif dan Pengendalian Keadilan

Platform ini dilengkapi dengan mekanisme tata kelola untuk mendorong distribusi penghargaan yang adil dan transparan. Fitur pemantauan bawaan membantu mengidentifikasi potensi bias dalam pemberian penghargaan serta mencegah praktik-praktik yang tidak pantas, seperti pemberian penghargaan sebagai imbalan atas tindakan tertentu, sehingga memastikan bahwa program penghargaan tetap kredibel dan selaras dengan nilai-nilai organisasi.

Dampak

Hanya dalam hitungan minggu setelah meluncurkan platform pengakuan global, organisasi tersebut melihat peningkatan yang nyata dalam hal keterlibatan, partisipasi, dan pemanfaatan program penghargaan di kalangan seluruh karyawannya.

Peningkatan tersebut didorong oleh kemampuan untuk meluncurkan program pengakuan secara konsisten di seluruh wilayah sekaligus menyederhanakan alur kerja bagi para manajer dan administrator.

Para manajer dapat memberikan penghargaan kepada karyawan dengan lebih mudah berkat adanya anggaran khusus, sementara para karyawan mendapatkan manfaat dari akses ke berbagai insentif yang disesuaikan dengan wilayah masing-masing.

Di saat yang sama, para pemimpin SDM mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kinerja program penghargaan serta alokasi anggaran insentif di seluruh tim global.

Kesimpulan

Dengan menerapkan Empuls platform pengakuan dan penghargaan global yang terpadu, organisasi tersebut berhasil menstandarkan inisiatif keterlibatan karyawan sekaligus mempertahankan tata kelola dan pengawasan keuangan di seluruh wilayah.

Administrasi program terpusat, alur kerja persetujuan yang terstruktur, dan konfigurasi penghargaan global memungkinkan organisasi tersebut menjalankan program penghargaan yang konsisten di berbagai negara sekaligus menyederhanakan pengelolaan operasional.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa dengan platform dan kerangka kerja tata kelola yang tepat, organisasi dapat berhasil memperluas program penghargaan secara global sambil memastikan keadilan, transparansi, dan efisiensi operasional di seluruh tenaga kerjanya.