Istilah Daftar Istilah
Glosarium Istilah Manajemen Sumber Daya Manusia dan Tunjangan Karyawan
Daftar isi

Kartu Makan Karyawan

Kartu makan karyawan, yang juga dikenal sebagai kartu makanan atau voucher makan, adalah kartu prabayar atau akun digital yang diberikan oleh pemberi kerja kepada karyawannya. Kartu-kartu ini dirancang khusus untuk memudahkan pembelian makanan atau barang-barang makanan. 

Kartu makan karyawan merupakan cara yang praktis dan efisien dari segi perpajakan bagi karyawan untuk membiayai pengeluaran makan mereka, baik selama jam kerja maupun untuk tunjangan makan yang diberikan oleh perusahaan.

Apa itu kartu makan karyawan?

Kartu prabayar yang disediakan oleh pemberi kerja khusus untuk membeli makanan, sering kali sebagai bagian dari tunjangan karyawan.

Bagaimana cara kerja kartu makan karyawan?

Kartu makan karyawan adalah kartu prabayar atau voucher yang diterbitkan oleh perusahaan kepada karyawannya untuk membiayai pengeluaran makan. Kartu-kartu ini berfungsi layaknya sistem pembayaran digital, yang memungkinkan karyawan membeli makanan dan minuman di penjual atau restoran yang telah ditentukan.

Berikut ini adalah alur kerja yang umum:

  • Penerbitan kartu: Perusahaan membagikan kartu makan kepada karyawan, yang telah diisi dengan jumlah tertentu atau dilengkapi dengan opsi untuk mengisi ulang.

  • Metode pembayaran: Karyawan dapat menggunakan kartu tersebut untuk membayar makanan di restoran, kafe, atau layanan pengiriman makanan yang berpartisipasi.

  • Pemrosesan transaksi: Saat digesek atau disentuh, kartu akan memotong jumlah pembelian dari saldo yang tersedia.

  • Pelacakan bukti pembayaran dan saldo: Karyawan dapat mengakses riwayat transaksi dan saldo tersisa mereka melalui portal online atau aplikasi seluler yang disediakan oleh program kartu makan.

Apa perbedaan antara kartu makan karyawan dengan kartu debit atau kredit biasa?

Ada beberapa perbedaan utama yang membedakan kartu makan karyawan dari kartu debit dan kartu kredit biasa:

  • Tujuan: Kartu makan secara khusus ditujukan untuk pembelian makanan, sedangkan kartu debit/kredit merupakan pilihan pembayaran yang lebih serbaguna.

  • Pembatasan: Kartu makan sering kali memiliki batasan mengenai tempat penggunaannya, sehingga transaksi hanya dapat dilakukan di penjual yang telah disetujui dalam program tersebut.

  • Pembayaran di muka: Kartu makan biasanya sudah diisi dengan jumlah tertentu atau dapat diisi ulang, tidak seperti kartu debit dan kartu kredit yang terhubung dengan rekening bank.

  • Manfaat pajak: Tergantung pada program dan yurisdiksi yang berlaku, manfaat kartu makan mungkin dibebaskan dari pajak sebagian atau seluruhnya, sehingga menawarkan keunggulan dibandingkan kartu pribadi.

Bagaimana cara mengelola dan mengisi ulang saldo kartu makan?

Saldo kartu makan dapat dikelola dan diisi ulang dengan beberapa cara:

  • Isi ulang otomatis: Perusahaan dapat mengatur jadwal isi ulang otomatis untuk menjaga saldo kartu tetap stabil.

  • Portal daring: Karyawan dapat mengakses portal daring atau aplikasi seluler untuk memantau saldo mereka dan melakukan pengisian ulang menggunakan dana pribadi atau potongan gaji.

  • Administrasi perusahaan: Beberapa perusahaan menangani semua aspek pengelolaan saldo dan pengisian ulang secara internal.

Cara pengelolaan dan pengisian ulang kartu bergantung pada program yang dipilih oleh perusahaan.

Apakah karyawan dapat menggunakan kartu makan mereka di restoran atau tempat makan mana pun?

Tidak, kartu makan karyawan biasanya hanya dapat digunakan di merchant tertentu yang telah bermitra dengan program tersebut. Merchant tersebut dapat mencakup restoran, kafe, layanan pengiriman makanan, atau toko kelontong yang tergabung dalam jaringan yang telah ditentukan.

Apakah ada batasan atau ketentuan tertentu dalam penggunaan kartu makan karyawan?

Ya, ada beberapa batasan dan ketentuan yang mungkin berlaku dalam penggunaan kartu makan karyawan:

  • Mitra yang berpartisipasi: Penggunaan terbatas pada mitra yang telah disetujui dalam program ini.

  • Batas pengeluaran: Batas pengeluaran harian atau bulanan dapat diberlakukan untuk mengendalikan total pengeluaran.

  • Tanggal kedaluwarsa: Beberapa kartu mungkin memiliki tanggal kedaluwarsa, sehingga saldo yang tersisa harus digunakan sebelum batas waktu tersebut.

  • Barang yang diperbolehkan untuk dibeli: Barang-barang tertentu, seperti minuman beralkohol atau produk tembakau, mungkin tidak boleh dibeli.

Apakah kartu makan dikenakan pajak bagi karyawan?

Implikasi perpajakan dari kartu makan karyawan bergantung pada desain program dan peraturan perpajakan setempat. Dalam beberapa kasus, kontribusi pemberi kerja terhadap kartu makan tersebut mungkin dapat dikurangkan dari pajak, baik sebagian maupun seluruhnya. Bagi karyawan, mungkin ada manfaat perpajakan tergantung pada cara penggunaan kartu tersebut dan apakah kartu tersebut memenuhi syarat sebagai "tunjangan tambahan yang bersifat de minimis."

Sangat penting untuk berkonsultasi dengan penasihat pajak guna mendapatkan panduan khusus mengenai implikasi pajak dari kartu makan karyawan dalam situasi Anda masing-masing.

Platform apa saja yang dapat membantu mengelola kartu makan karyawan dan tunjangan tambahan bebas pajak lainnya secara efisien?

Platform seperti Empuls memudahkan pengelolaan kartu makan karyawan dan tunjangan tambahan bebas pajak lainnya. Platform ini menawarkan solusi digital untuk mengelola tunjangan, mengotomatiskan pencairan dana, memastikan kepatuhan, dan melacak pemakaian—semuanya dalam satu tempat.

Pelajari bagaimana Empuls membantu organisasi Anda